Minggu, 31 Januari 2016

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI ERA INFORMASI



PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INTERNET
Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain dan manusia memerlukan yang namanya komunikasi. Cara manusia berkomunikasi dan mendapatkan  informasi  turut mempengaruhi perkembangan peradapan manusia itu sendiri hal tersebut didukung oleh keinginan manusia dalam upaya mengurangi berbagai hambatan dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi. Seperti jauhnya jarak untuk mengirim dan menerima informasi. Sejak zaman pra sejarah sistem komunikasi terus berkembang sampai zaman sekarang. Pada zaman pra sejarah manusia berkomunikasi dengan menggambarkan informasi pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Seiring perkembangannya waktu komunikasi semakin maju pada masa sejarah mulai detemukannya kertas sebagai media menulis untuk mengirim surat sebagai komunikasi, komunikasi yang menggunakan telepon kaleng sampai ditemukannya telepon kabel. Bukan hanya itu saja pada masa modern ini perkembangan teknologi di era informasi teramat pesat dari terciptanya Koran, kamera foto, surat kabar, televisi, mesin ketik,telegram, optic, microfon, program computer, pesawat televise teep recorder, computer dll. Hingga terciptalah internet.
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Teknologi  mencangkup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan menstranfer data dari perangkat satu ke lainnya.
Perkembangan teknologi internet banyak sekali manfaatnya dalam segala aspek kebutuhan sehari-hari masyarakat indonesia. Salah satu yang diuntungkan dengan perkembangan ini adalah proses bisnis. Perkembangan informasi telah melahirkan proses bisnis baru yang seluruhnya bergantung pada jaringan internet. Perkembangan ini selain membawa dampak baik namun ternyata juga membawa dampak buruk. Banyak kejahatan-kejahatan yang berbasiskan internet terjadi setiap tahunnya. Banyak korban yang tidak menyadari akan dampak negatif dari pesatnya perkembangan serta kemajuan internet. Kerugian yang terjadi dapat berupa materi ataupun non materi. Namun kejahatan dalam dunia maya tersebut bukan ada tanpa pencegah. Berbagai metode keamanan terus dikembangkan untuk meminimalisir serta dibentuk dan telah diberlakukannya hukum mengenai Undang-undang tentang tindak kejahatan yang dikenal sebagai CYBERCRIME (kejahatan dengan komputer ataujaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk di dalamnya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit (carding), confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll. Cyber crime sebagai tindak kejahatan dimana dalam hal ini penggunaan komputer secara illegal).(Andi Hamzah, 1989).
Contoh berkembangnya Internet dalam Dunia Usaha
Dengan semakin berkembangnya internet sekarang ini, semakin berkembang pula pemanfaatan internet dalam upaya manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satunya adalah memanfaatkan internet dalam dunia usaha mereka. Dengan semakin banyak orang yang memanfaatkan/menggunakan internet, juga membuka peluang tersendiri. Seperti peluang untuk menyediakan jasa layanan internet ( ISP ), warung internet ( warnet ), VoIP ( voice over internet protocol ), dan lain sebagainya.
Internet dalam Pemasaran Barang dan Jasa
Banyak sekali manfaat internet bagi perusahaan atau para produsen barang maupun jasa. Banyak sekali perusahaan atau para penyedia barang dan jasa akhir-akhir ini menggunakan media internet untuk memasarkan barang dan jasa mereka. Dengan menggunakan media ini banyak kelebihan yang didapatkan oleh perusahaan dengan membangun sebuah halaman web perusahaan mereka masing-masing. Keuntungan dari web tersebut antara lain :
·         Web dapat memantapkan kehadiran perusahaan di dunia bisnis.
·         Web memberikan kesempatan bagi perusahaan memasuki jaringan yang lebih   global.
·         Web menyediakan informasi bisnis untuk pelanggan dan masyarakat secara  luas.
·         Web dapat memberikan pelayanan kepada pelanggan secara lebih baik dengan  adanya berbagai fasilitas yang menarik dan interaktif.
·         Web dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap produk maupun perusahaan.
·         Web menjadi sarana pemberitaan informasi yang sensitif terhadap waktu.
·         Web juga dapat dijadikan sarana menjual produk atau tempat transaksi.
·         Web dapat menyajikan informasi secara interaktif dengan memanfaatkan multimedia.
·         Web mampu mencapai pasar ditinjau secara demografi sesuai dengan yang diinginkan.
·         Web menjadi saran untuk tanya jawab antara pelanggan dengan perusahaan  atau sering disebut frequently asked question (FAQ)
·         Web dapat memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk melakukan kontak atau berkomunikasi dengan pramuniaganya secara langsung dengan fasilitas chat online ataupun yang lainnya.\
·         Web membuka kemungkinan bagi perusahaan memasuki pasar internasional.
·         Web dapat menciptakan pelayanan 24 jam.
·         Web  memungkinkan melakukan perubahan informasi yang tersedia dengan cepat.
·         Web akan memberikan kesempatan pelanggan untuk memberikan umpan balik kepada perusahaan.
·         Web dapat dijadikan ajang uji coba terhadap produk dan jasa yang ditawarkan.
·         Web dapat dijadikan saran media informasi, publikasi perusahaan dan promosi.
·         Web dapat mencapai pasar yang terspesilisasi.
·         Web juga dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kepada pasar lokal.

Selain bagi para penyedia barang dan jasa di atas,internet juga menjadi suatu kemudahan bagi para pelanggan atau para pencari barang ataupun jasa, antara lain :
·         Katalog produk secara elektronis
·         Komunikasi pertukaran informasi antara satu pelanggan dengan pelanggan yang lain.
·         Mempermudah pencarian produk
·         Transaksi secara elektronis, sehingga akan mempermudah bagi pelanggan yang mempunyai waktu terbatas.
·         Penghematan waktu dan biaya dalam membeli barang.
·         Sumber informasi update barang atau jasa, dan sebagainya.
Internet dalam Menciptakan Lapangan Usaha yang Baru
Dengan semakin luas perkembangan dunia internet, dan juga semakin banyak orang mambutuhkan layanan internet, maka timbullah peluang usaha yang baru antara lain :
-          Warung internet ( warnet )
-          Telepon dengan teknologi VoIP
-          Penyedia layanan INTERNET / ISP ( Internet Service Provider )
-          Dan lainnya



Contoh Bahaya Internet
Seiring dengan perkembangan internet hadir pula dampak negatif yang timbul dan berkembang, membuat suatu paradigma bahwa tidak ada komputer yang aman kecuali dipendam dalam tanah sedalam 100 meter dan tidak memiliki hubungan apapun juga. Kejahatan cyber atau lebih dikenal dengan cyber crime adalah suatu bentuk kejahatan virtual dengan memanfaatkan media komputer yang terhubung ke internet, dan mengekploitasi komputer lain yang terhubung juga pada internet. Adanya lubang-lubang keamanan pada system operasi menyebabkan kelemahan dan terbukanya lubang yang dapat digunakan para hacker, cracker dan script kiddies untuk menyusup ke dalam computer tersebut. Kejahatan yang terjadi dapat berupa:
1.    Pencurian terhadap data
2.    Akses terhadap jaringan internal
3.    Perubahan terhadap data-data penting
4.    Pencurian informasi dan berujung pada penjualan informasi
Seperti seorang hacker dapat masuk ke dalam suatu sistem jaringan perbankan untuk mencuri informasi nasabah yang terdapat di dalam server mengenai data base rekening bank tersebut, karena dengan adanya e-banking jaringan tersebut dapat dikatakan terbuka serta dapat diakses oleh siapa saja. Walaupun pencurian data yang dilakukan sering tidak dapat dibuktikan secara kasat mata karena tidak ada data yang hilang tetapi dapat diketahui telah diakses secara illegal dari sistem yang dijalankan. Tidak kurang menghebohkannya adalah beredarnya gambar-gambar porno hubungan seksual/pornografi. Gambar-gambar tersebut beredar secara luas di Internet baik melalui e-mail maupun dalam tampilan website yang dapat disaksikan oleh siapa saja secara bebas. Pengungkapan kejahatan ini masih sangat kecil sekali, dikarenakan banyak kendala dan hambatan yang dihadapi dalam upaya pengungkapannya. Saat ini, bagi mereka yang senang akan perjudian dapat juga melakukannya dari rumah atau kantor hanya dengan mengakses situs www.indobetonline.com atau www.tebaknomor.com dan banyak lagi situs sejenis yang menyediakan fasilitas tersebut dan memanfaatkan fasilitas Internet banking untuk pembayarannya. E-commerce tidak sedikit membuka peluang bagi terjadinya tindak pidana penipuan, seperti yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Medan yang memasang iklan di salah satu website terkenal “Yahoo” dengan seolah-olah menjual mobil mewah Ferrary dan Lamborghini dengan harga murah sehingga menarik minat seorang pembeli dari Kuwait. Perbuatan tersebut dapat dilakukan tanpa adanya hubungan terlebih dahulu antara penjual dan pembeli, padahal biasanya untuk kasus penipuan terdapat hubungan antara korban atau tersangka.
Dunia perbankan melalui Internet (ebanking) Indonesia, dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan Internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain-domain dengan nama mirip www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain wwwklik-bca.com, kilkbca.com, clikbca.com, klickca.com. dan klikbac.com. Isi situs-situs plesetan inipun nyaris sama, kecuali tidak adanya security untuk bertransaksi dan adanya formulir akses (login form) palsu. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat di ketahuinya. Diperkirakan, 130 nasabah BCA tercuri datanya. Menurut pengakuan Steven pada situs bagi para webmaster di Indonesia, www.webmaster.or.id.
Selain carding, masih banyak lagi kejahatan yang memanfaatkan Internet. Tentunya masih hangat dalam pikiran kita saat seorang hacker bernama Dani Hermansyah, pada tanggal 17 April 2004 melakukan deface (Deface disini berarti mengubah atau mengganti tampilan suatu website) dengan mengubah nama-nama partai yang ada dengan nama-nama buah dalam website www.kpu.go.id, yang mengakibatkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemilu yang sedang berlangsung pada saat itu. Dikhawatirkan, selain nama–nama partai yang diubah bukan tidak mungkin angka-angka jumlah pemilih yang masuk di sana menjadi tidak aman dan dapat diubah, padahal dana yang dikeluarkan untuk sistem teknologi informasi yang digunakan oleh KPU sangat besar sekali.
Teknik lain adalah yang memanfaatkan celah sistem keamanan server alias hole Cross Server Scripting (XXS) yang ada pada suatu situs. XXS adalah kelemahan aplikasi di server yang memungkinkan user atau pengguna menyisipkan baris-baris perintah lainnya. Biasanya perintah yang disisipkan adalah Javascript sebagai jebakan, sehingga pembuat hole bisa mendapatkan informasi data pengunjung lain yang berinteraksi di situs tersebut. Makin terkenal sebuah website yang mereka deface, makin tinggi rasa kebanggaan yang didapat. Teknik ini pulalah yang menjadi andalan saat terjadi cyberwar antara hacker Indonesia dan hacker Malaysia, yakni perang di dunia maya yang identik dengan perusakan website pihak lawan.

Adapun dampak positif dan negatif  bagi kehidupan masyarakan :
A.    Dampak Positif :
1.      Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2.      Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web “ jaringan situs-situs web”) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3.      Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4.      Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
5.      Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
6.      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
B. Dampak Negatif :
  • Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
  • Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjalankan situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
  • Penipuan
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
  • Carding
Karena sifatnya yang langsung, cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
  • Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
·         Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu   secara langsung (face to face).
·         Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.
·         Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
·         Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.

KESIMPULAN
Guna mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dalam memasuki era kesejagadan(modern), yang salah satunya ditandai dengan syarat muatan teknologi. Jadi dalam berkomunikasi kemajuan teknologi menjadi sangat penting guna terjalinan hubungan yang baik, untuk keperluan kerjasama baik antara lembaga pemerintah,organisasi-organisasi maupun perusahaan. Dengan menguasai teknologi dan informasi, kita memiliki modal yang cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Di era modern, tidak menguasai teknologi informasi identik dengan buta huruf.
Selain itu juga aparat penegak hukum harus ikut serta dalam menanggulangi dampak yang ditimbulkan dari teknologi yang semakin maju dan Masyarakat harus diberikan pemahaman tentang cara menggunakan teknologi informasi dengan baik dan tidak melanggar etika. Berbagai metode pencegahan pun bermunculan dari yang paling sederhana dengan mewaspadai konten-konten internet tertentu hingga yang paling rumit, dengan sadar diri untuk hanya melakukkan segala sesuatu kegiatan/hal yang positif tanpa harus merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Tentunya kita akan tetap bisa mengikuti perkembangan zaman dengan belajar dari internet dengan sehat dan positif.

makalah just in time



PENDAHULUAN



            Manajemen Mutu Terpadu sangat populer di lingkungan organisasi profit, khususnya di lingkungan berbagai badan usaha/perusahaan dan industri, yang telah terbukti keberhasilannya dalam mempertahankan dan mengembangkan eksistensinya masing-masing dalam kondisi bisnis yang kompetitif. Kondisi seperti ini telah mendorong berbagai pihak untuk mempraktekkannya di lingkungan organisasi non profit termasuk di lingkungan lembaga pendidikan.Menurut Hadari Nawari (2005:46) Manajemen Mutu Terpadu adalah manajemen fungsional dengan pendekatan yang secara terus menerus difokuskan pada peningkatan kualitas, agar produknya sesuai dengan standar kualitas dari masyarakat yang dilayani dalam pelaksanaan tugas pelayanan umum (public service) dan pembangunan masyarakat (community development). Konsepnya bertolak dari manajemen sebagai proses atau rangkaian kegiatan mengintegrasikan sumber daya yang dimiliki, yang harus di integrasi pula dengan tahapan pelaksanaan fungsi – fungsi manajemen, agar terwujud kerja sebagai kegiatan memproduksi sesuai yang berkualitas. Setiap pekerjaan dalam manajemen mutu terpadu harus dilakukan melalui tahapan perencanaan, persiapan (termasuk bahan dan alat), pelaksanaan teknis dengan metode kerja/cara kerja yang efektif dan efisien, untuk menghasilkan produk berupa barang atau jasa yang bermanfaat bagi masyarakat.
Untuk dapat mencapai kualitas produk yang baik dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan perusahaan harus mampu hanya menghasilkan produk yang sesuai dengan keinginan pelanggan. Untuk mewujudkan perlu suatu filosofi untuk menghilangkan pemborosan. Selain itu, usaha menghasilkan produk yang bermutu hanya dapat dicapai bila proses bermutu dapat dicapai. Perbaikan-perbaikan yang dapat dilakukan penghematan di berbagai bidang hanya dapat dilakukan dalam suatu proses yang berlangsung panjang dan terus menerus dan berkesinambungan.
         Sering kita dengar bahwa pelaksanaan Just in Time (JIT) harus berpasangan dengan Total Quality Manajemen, atau dapat dikatakan bahwa kedua filosofi ini seperti halnya dua sisi mata uang logam. Bahkan sebelum Total Quality Manajemen dapat dilaksanakan dalam perusahaan maka (JIT) tidak dapat dilaksanakan. Sedangkan usaha mengadakan perbaikan secara terus menerus dan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan (countinuous improvement) atau dalam istilah bahasa Jepang yaitu Kaizen adalah suatu usaha perbaikan yang melekat pada filosofi TQM itu sendiri.

PEMBAHASAN
A. Pengertian Just in Time (JIT) dan Filosofinya.
          JIT merupakan filosofi pemanufakturan yang memiliki implikasi penting dalam manajemen biaya. Ide dasar JIT sangat sederhana, yaitu produksi hanya apabila ada permintaan (pull sistem) atau dengan kata lain hanya memproduksi sesuatu yang diminta dan hanya sebesar kuantitas yang diminta. Filosofi JIT digunakan pertama kali oleh Toyota dan kemudian diadopsi oleh banyak perusahaan manufaktur di Jepang .
         Bila JIT merupakan suatu filosofi manajemen operasi yang berusaha untuk menghilangkan pemborosan pada semua aspek dari kegiatan-kegiatan produksi perusahaan. Sasaran utama JIT adalah meningkatkan produktivitas sistem produksi atau operasi dengan cara menghilangkan semua macam kegiatan yang tidak menambah nilai bagi suatu produk.
Just in Time (JIT) mendasarkan pada delapan kunci utama, yaitu :
1. menghasilkan produk yang sesuai dengan jadwal yang didasarkan pada permintaan.
2. memproduksi dengan jumlah kecil
3. menghilangkan pemborosan
4. memperbaiki aliran produksi
5. menyempurnakan kualitas produk
6. orang-orang yang tanggap
7. menghilangkan ketidakpastian
8. penekanan pada pemeliharaan jangka panjang.

C. Latar Belakang Timbulnya JIT.
       JIT memerlukan tambahan pelatihan yang lebih banyak bila dibandingkan dengan sistem tradisional. Karyawan diberi pelatihan mengenai bagaimana menghadapi perubahan yang dilakukan dari sistem tradisional. Bagaimana cara kerja JIT. Apa yang diharapkan oleh JIT dan alat-alat statistik seharusnya diberikan. Tujuan JIT adalah untuk meningkatkan laba dan posisi persaingan perusahaan yang dicapai melalui usaha pengendalian biaya, peningkatan kualitas, serta memperbaiki kerja pengiriman. Tetapi ada satu hal yang perlu selalu di ingat ‘ peningkatan daya saing tidak menjamin perusahaan akan survive, tetapi tidak memiliki daya saing menjamin dengan pasti terjadinya bencana.
D. Persyaratan-persyaratan JIT.
       Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi penerapan JIT:
1. Organisasi Pabrik
Pabrik dengan sistem JIT berusaha untuk mengatur layout berdasarkan produk. Semua proses yang diperlukan untuk membuat produk tertentu diletakkan dalam satu lokasi.

2. Pelatihan/Tim/keterampilan
       JIT memerlukan tambahan pelatihan yang lebih banyak bila dibandingkan dengan sistem tradisional. Karyawan diberi pelatihan mengenai bagaimana menghadapi perubahan yang dilakukan dari sistem tradisional. Bagaimana cara kerja JIT. Apa yang diharapkan oleh JIT dan alat-alat statistik seharusnya diberikan.
• Membentuk Aliran/Penyederhanaan.
      Idealnya suatu lini produksi yang baru dapat di setup sebagai batu ujian untuk membentuk aliran produksi, menyeimbangkan aliran tersebut, dan memecahkan masalah awal.

• Kanbal Pull Sistem.
       Kanbal merupakan sistem manajemen suatu pengendalian perusahaan, karena itu kanbal memiliki beberapa aturan yang perlu diperhatikan:
1. Jangan mengirim produk rusak ke proses berikutnya.
2. Proses berikutnya hanya mengambil apa yang dibutuhkan pada saat dibutuhkan,
3. Memproduksi hanya sejumlah proses berikutnya
4. Meratakan beban produksi
5. Menaati instruktur kanban pada saat fine tuning
6. Melakukan stabilisasi dan rasionalisasi proses.

3. Visibiltas / pengendalian visual
       Salah satu kekuatan JIT adalah sistemnya yang merupakan sistem visual. Melacaknya apa yang terjadi dalam sistem tradisional sulit dilakukan karena para karyawan mondar-mandir mengurus kelebihan barang dalam proses dan banyak rute produksi yang saling bersilangan.
4. Eliminasi Kemacetan
      Untuk menghapus kemacetan, baik dalam fase setup maupun dalam masa produksi, perlu dilakukan beberapa pendekatan yang melibatkan tim fungsi silang. Tim ini terdiri dari berbagai departemen, seperti perekayasaan, manufaktur, keuangan dan departemen lainnya yang relevan.
  5. Ukuran Lot Kecil Dan Pengurangan Waktu Setup.
      Ukuran lot yang ideal bukan ukuran yang terbesar, tetapi ukuran lot yang terkecil. Pendekatan ini pendekatan ini sesuai bila mesin-mesin digunakan untuk menghasilkan berbagai bagian atau komponen yang berbeda yang digunakan proses berikutnya dalam tahap produksi.

6. Total Productive Maintance
      TPM merupakan suatu keharusan dalam sistem JIT. Mesin-mesin membersihkan dan diberi pelumas secara rutin, biasanya dilakukan oleh operator yang menjalankan mesin tersebut.
7. Kemampuan Proses, Statistical Proses Control (SPC) dan Perbaikan Berkesinambungan.
       Kemampuan proses, SPC, dan perbaikan berkesinambungan harus ada dalam pemanufakturan JIT, karena beberapa hal: Pertama, segala sesuatu harus bekerja sesuai dengan harapan dan mendekati sempurna. Kedua, dalam JIT tidak ada bahan cadangan untuk kemacetan perusahaan dan Ketiga, semua kondisi mesin harus bekerja dengan prima.
Pemasok.

E. Strategi Penerapan Just in Time
      Ada beberapa strategi dalam mengimplementasikan JIT dalam perusahaan, antara lain:
Strategi Penerapan pembelian Just in Time. Dukungan, yaitu dari semua pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan pembelian, dan khususnya dukungan dari pimpinan. Tanpa ada komitmen dari pimpinan tersebut JIT tidak dapat terlaksana. Mengubah sistem, yaitu mengubah cara mengadakan pembelian, yaitu dengan membuat kontrak jangka panjang dengan pemasok sehingga perusahaan cukup hanya memesan sekali untuk jangka panjang, selanjutnya barang akan datang sesuai kebutuhan atau proses produksi perubahan kita.
Strategi penerapan Just in Time dalam sistem produksi. Penemuan sistem produksi yang tepa, yaitu dengan sistem tarik yang bertujuan memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan dengan menghilangkan sebanyak mungkin pemborosan. Penemuan lini produksi yaitu dalam satu lini produksi harus dibuat bermacam-macam barang, sehingga semua kebutuhan pelanggan yang berbeda-beda itu dapat terpenuhi. Selain itu lini produksi tersebut dapat menghemat biaya, biaya bahan, persediaan, dan sebagainya.

F. Manfaat JIT.
      JIT bukan hanya sekedar metode pengendalian persediaan, tetapi juga merupakan sistem produksi sistem produksi yang saling berkaitan dengan semua fungsi dan aktivitas. Manfaat JIT antar lain :
1. Mengurangi ruangan gudang untuk penyimpanan barang.
2. Mengurangi waktu setup dan penundaan jadwal produksi
3. Mengurangi pemborosan barang rusak dan barang cacat dengan mendeteksi kesalahan pada sumbernya.
4. Penggunaan mesin dan fasilitas secara baik.
5. Menciptakan hubungan yang lebih baik dengan pemasok.
6. Loyout pabrik yang lebih baik.
7. Pengendalian kualitas dalam proses.

G. Hubungan Antara JIT dan TQM.
        Untuk mengimplementasikan JIT diperlukan adanya sistem total quality secara keseluruhan dalam organisasi. JIT mensyaratkan semua departemen dapat menanggapi kebutuhan-kebutuhannya. Apabila departemen produksi melaksanakan JIT, tetapi organisasi secara keseluruhan tidak mengupayakan TQM, maka personil departemen produksi akan menghadapi hambatan yang besar. Selain itu JIT juga mensyaratkan perubahan, sehingga sering kali timbul penolakan dari departemen uang memiliki komitmen untuk berubah. Kaizen atau perbaikan secara terus menerus selalu beriringan dengan Total Quality Management (TQM). Bahkan sebelum filosofi TQM ini terlaksana atau sebelum sistem mutu dapat dilaksanakan dalam suatu perusahaan maka filosofi ini tidak akan dapat dilaksanakan sehingga perbaikan secara terus menerus (Kaizen) ini adalah usaha yang melekat pada filosofi TQM itu sendiri. Sehingga Kaizen bisa juga merupakan suatu kesatuan pandangan yang komprehensif dan terintegrasi.
Kaizen adalah suatu istilah dalam bahasa jepang yang dapat diartikan sebagai perbaikan secara terus menerus (countinius improvement). Kaizen nerupakan suatu kesatuan pandangan yang komperhensif dan terintegrasi yang meliputi:
1. Berorientasi pada pelanggan.
2. Pengendalian mutu secara menyeluruh
3. Robotic
4. Gugus kendali mutu
5. Sistem saran
6. Otomatisasi
7. Disiplin di temapt kerja
8. Pemeliharaan produktivitas secara menyeluruh
9. Kanban
10. Penyempurnaan perbaikan mutu, tepat waktu tanpa cacat
11. Kegiatan kelompok-kelompok kecil hubungan kerja sama dengan manajer dan karyawan
12. Pengembangan produk baru
       Kaizen mempunyai semangat mengadakan perbaikan secara terus-menerus dan berkesinambungan dengan berpedoman pada semangat, hari ini harus lebih dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini, tidak boleh ada hari tanpa ada perbaikan.
Adapun hirarki dalam kaizen adalah:
• Manajemen Puncak Manajemen Madya Supervisor Karyawan
• Mengkomunikasikan kaizen sebagai strategi perusahaan
• Menyebarluakan dan mengimplementasikan sasaran kaizen sesuai penghargaan manajemen puncak melalui menyebarluaskan kebijakan
• Menggunakan kaizen dalam peranan fungsi
• Melibatkan diri dalam sistem sasaran dan aktivitas kelompok kecil\
KESIMPULAN
      Bila JIT merupakan suatu filosofi manajemen operasi yang berusaha untuk menghilangkan pemborosan pada semua aspek dari kegiatan-kegiatan produksi perusahaan. Sasaran utama JIT adalah meningkatkan produktivitas sistem produksi atau operasi dengan cara menghilangkan semua macam kegiatan yang tidak menambah nilai bagi suatu produk.
Just in Time (JIT) mendasarkan pada delapan kunci utama, yaitu :
 menghasilkan produk yang sesuai dengan jadwal yang didasarkan pada permintaan.§
 memproduksi dengan jumlah kecil menghilangkan pemborosan memperbaiki aliran produksi menyempurnakan kualitas produkorang-orang yang tanggap menghilangkan ketidakpastian  penekanannya pada pemeliharaan jangka panjang.


cara membuat roket dari botol